Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 April 2017

Batas Hati

Batas hati...
Tak bertepi padanya
Cinta bisa luaskan ruangnya
Cinta pada Allah yang utama.
***
Negeri di atas awan, penghujung Shafar 1435 H

Minggu, 02 April 2017

Surat Rindu untuk Ayah dan Ibu

Kutuliskan selembar surat rindu,
Kububuhkan rasa hatiku
Kubingkai dengan rasa cintaku
Surat ini kukirimkan
Pengganti diri yang tak sempat bersua
Untuk yang selalu mendo'akanku
Ayah & ibu.
Penghujung Shafar 1435 H.

Sabtu, 01 April 2017

Mencari Teman Sejati

Kutapaki punggung bumi,
Kudaki pasak-pasaknya yang kokoh,
Kuarungi samuderanya yang dalam,
Kutatap langitnya yang biru,
Kusongsong mentarinya yang bersinar,
Aku sedang mencari teman sejati,
Sejati bagai udara yang kuhirup,
Sejati bagai mentari di siang hari,
Sejati bagai air bagi ikan,
Teman sejati kehidupan,
Akankah kutemukan?

Minggu, 19 Maret 2017

Puisi : Adil

ADIL
Bagi simpil (berang-berang)!

Ibnu Surapati, Mei 2014

Jumat, 17 Maret 2017

Puisi : Meninggalkan Keraguan

Matahari, bulan dan bintang
Malam dan siang
Pagi dan petang
Hari terus berlalu
Bulan pun berganti bulan
Tahun-tahun pun berjalan

Di sini aku
di persimpangan jalan
Melangkah dari keraguan
Menggenggam keyakinan
Menuju keabadian
Karena kutahu
Tak ada yang bisa mengalahkan keraguan
Kecuali keyakinan.
(Tinggalkan yang meragukanmu. Ambil yang meyakinkanmu.)

Ibnu Surapati, April 2014

Rabu, 08 Maret 2017

Puisi : Rahasia

RAHASIA
Oleh Ibnu Surapati

Biarkan saja dia berlalu.
Rahasia ini telah lama kau tahu.
Ini bukan cerita tentang kau yang pencemburu.
Bukan juga tentang dia yang selalu dirayu.
Ini cerita tentang pembunuh rasa.
Bagiku hitam dan putih tak lagi beda.
Raja tubuhku sudah terlena merana.
Tinggal bagaimana aku memilih di antara dua :
surga ataukah neraka.

April 2014

Senin, 06 Maret 2017

Puisi : Bermerk

BERMERK
Ibnu Surapati

Bajunya ber-merk
Celananya bermerk
Sepatunya bermerk
Tasnya bermerk
Motornya bermerk

Kepribadiannya bermerk gak ya?

April 2014

Rabu, 01 Maret 2017

Puisi : Harapan

HARAPAN
Oleh: Ibnu Surapati

Kutepuk bahu kawan
Berharap dapat senyuman yang menawan
Kuhirup udara segar
Semoga jiwa semakin tegar
Kuminum seteguk air
Berharap rahmat terus mengalir
Kusebut nama-Mu di setiap waktu
Berharap Engkau sebut aku di sisi-Mu


Negeri para Aulia, 1 Maret 2014 M

Puisi : Sombong

Berdiri busungkan dada
pandang remeh sesama
tolak kebenaran yang nyata
Duduk seperti apa disuka
Tidur telungkup para perdurhaka
Mereka orang yang buruk muka!

Kamis, 23 Februari 2017

Puisi : Garis Umur

GARIS UMUR
Karya : Ibnu Surapati

Titik berkumpul membentuk garis
Titik hariku berkumpul
membentuk garis umurku
Aku tahu pasti
bahwa titik di ujung sana
adalah akhir waktuku
Tapi,
aku tak tahu itu kapan.


Darussalam, 23 Rabi'ul Akhir 1435 H
(Sambil menikmati mentari pagi muncul dari balik Seulawah)

Rabu, 22 Februari 2017

Pantun Nasehat

Ada Pepaya ada Jagung
Satu dirujak yang lain dibakar

Siapa ingin jaya dan beruntung
Amalkan apa yang telah diajar


Melempar sauh di laut merah
Kapal terapung rantai berkarat

Siapa yang patuh pada Allah.
Dunia beruntung juga akhirat.

Senin, 13 Februari 2017

Tawanan Rindu

Berjalan gontai
Menepuk jidat
Memukul angin
Menampar angan-angan
Lalu berteriak:
AKU INGIN BEBAS!!
#jeritanpilutawananrindu

Minggu, 12 Februari 2017

Yakin Usaha Sampai

Kau kejar asamu berambisi
Kau tinggalkan tanahmu berteguh hati
Kau tinggalkan ayah dan ibu berberat hati
Tenang,
Kau kan capai asamu kalau kau yakin
Kau kan harumkan tanahmu kalau kau yakin
Kau kan bahagiakan ayah dan ibumu
kalau kau yakin.

Yakin usaha sampai
Usaha sampai yakin!
Insya Allah berkah.

Selasa, 07 Februari 2017

Menapaki Jalan Menuju Keabadian

Kujejakkan kakiku di tanah tak bertuan.
Kutinggalkan segala kelam masa lalu.
Kutahu di sana ada cahaya.
Menjadi lentera menapaki jalan kebenaran,
menuju keabadian.

Selasa, 31 Januari 2017

Renungan : Dunia Pasti Berlalu, Akhirat Menunggu

Ketika kusentuh benda-benda di sekitarku,
aku merasakan kasar dan lembut,
aku merabanya perlahan
sambil merenung,
'ini hanyalah dunia'
yang kau raba,
yang kau lihat,
yang kau suka,
yang kau rasa sakit,
yang kau pegang ini,
ini dunia.
Semuanya pasti berlalu.
Apa dan siapa saja yang akan kau bawa
ke surga
atau ke neraka?
Jangan sampai kau mati
dan Allah menghukummu,
malu!
Dia telah menciptakanmu,
memberimu rizqi,
menganugerahimu sehat,
mengutus orang-orang yang menyayangimu,
menunjukimu,
memberimu kesempatan,
memberimu pilihan.
Jangan sampai kau mati
dan Allah marah padamu.
Sanggupkah kau berdiri di hadapan-Nya?
Pada hari penghisaban kelak,
ketika tak ada yang membelamu lagi,
tak ada yang kau bisa andalkan,
tak ada tebusan,
bahkan anggota tubuhmu akan menjadi musuhmu,
bersaksi atas segala amal perbuatanmu.
Jangan sampai kau mati
dan Allah memasukkanmu beserta orangtua, istri, anak-anakmu
ke dalam neraka,
karena dulu bergelimang dosa,
durhaka pada-Nya,
tak peduli belajar agama-Nya.
Jangan sampai kau mati
dan kau berteriak menjerit dalam panasnya api neraka!

Senin, 12 Desember 2016

Berbangga Diri, Pantaskah?

Saat diri sibuk melihat dirinya. Akan muncul rasa angkuh yang memenuhi hatinya.
Saat aku sibuk membanggakan diri. Ternyata aku tertinggal jauh di negeri tanpa penghuni.
Malam kelam semakin gelap gulita. Menutup semua.
Hati ni seharusnya besar. Jiwa ini seharusnya kaya. 

Besar & kaya dengan iman & ikhlas. 
Tapi jadi miskin & kecil dengan sebab riya & sum'ah.
Jadi gelap gulita terkubur sombong & keangkuhan.
Aku takut mati tenggelam dalam laut itu.
Laut yang tercipta karena asyik membanggakan diri, menganggap diri bersih, pandai & hebat. 

Tapi mengganggap yang lain lemah, bodoh dan kotor.

Astaghfirullah..

Aku ingin #jadilebihbaik

Sabtu, 10 Desember 2016

JENIS-JENIS MATA



MATA
Mata hati bisa melihat yg tak bisa dilihat oleh mata biasa.
Mata-mata selalau memata-matai orang yang dicurigai.
Mata kaki adalah mata yang tak bisa melihat.
Mata pencaharian adalah mata yang sering dirisaukan.
Mata kuliah menjadi kesukaan untuk sebagian orang, menjadi mimpi buruk bagi yang lain.
Mataku sempat menatap matamu yang terus berlalu.
Apakah ada mata lain yang belum kusebut?
Top of Form
Anwar Suradi Mata pedang tajam menebas memotong.

Wahyuni Ka mata air....

Anwar Suradi Matahari menjadi tanda-Nya. Suatu hari nanti kan terbit dari arah tenggelam. Dia tak pernah menyalahi perintah Rabbnya.
Mata air salah satu dari tujuh air suci. Allah mengeluarkannya untuk manusia, menguji mereka apakah bersyukur atau kufur.

Ihsan Suradi Mata cincin bg??

Anwar Suradi Mata cincin pemanis jemari. Dia bagai garam pada makanan, jika terlalu banyak maka tak indah lagi. Ah, kadang cincin disalah arti. Dianggap punya kekuatan sakti. Sikap itu hanyalah tanda lemahnya hati.


Naik becak turun gunung
Becak terjatuh ke dalam sumur
Jika ingin hidup beruntung
Jaga shalat sepanjang umur

Kamis, 08 Desember 2016

SEMANGAT UNTUK BERUBAH

Tuliskan segala penat dan sesal,
Tumpahkan segala kegalauan,
segala hitam di masa lalu.
Remas dan kepal kertasnya,
Tambahkan sedikit emosi menggeram,
Remas lagi dengan kuat,
bersiap-siap...
Lemparkan kertas itu jauh-jauh dan teriakkan:
AKU INGIN BEBAS!!!
AKU INGIN JADI LEBIH BAIK!!!

Minggu, 04 Mei 2014

TAUBAT


TAUBAT

Bertaubatlah pada Allah,
semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita.
Bertaubatlah pada Allah,
semoga Allah menghapus kesalahan-kesalahan kita dan menggantikannya dengan kebaikan.
Bertaubatlah dengan sebenar-benarnya,
yakini bahwa kebenaran itu benar,
dan ingkari segala kebatilan.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Masthoms16 | Macys Printable Coupons